Minggu, 08 April 2012

Aksi brilian Marquez di losail



Marquez “memancing” di straight … Luthi termakan, Ianone Tidak !

Marquez sadar betul ia memiliki keunggulan di straight. Berkali kali ia justru menaikan kepala agar “tidak perlu” menyusul thomas luthi dan andra ianone. Berkali kali ia melakukan hal tersebut. Namun Ianone tidak terpancing sementara Thomas luthi justru menjadi korban. awal lap terakhir marquez kembali meneror Luthi yang saat itu memipin. Sayangnya luthi terpancing dan merubah line kemudian out di tikungan pertama.

sempat terjadi perdebatan di paddock mengenai aksi teror marquez terutama pada thomas luthi. Tetapi yang jelas hasil positif didapat oleh pembalap muda jepang Takaaki Nakagami yang finis di posisi 14. Sementara elias berada diposisi ke 13 dan julian simon mantan juara dunia kelas 125 tahun 2009 berhasil finis diposisi ke 15.

Inilah Komentar Valentino Rossi, Nicky Hayden dan Filippo Preziosi Pasca Kualifikasi GP Qatar


Valentino Rossi merasa kecewa setelah dirinya hanya mampu memulai balapan perdana MotoGP Qatar dari belakang, tepatnya di grid ke-12. Menurut juara dunia MotoGP sebanyak tujuh kali tersebut, perubahan set up motor Desmosedici yang tidak tepat memperburuk permasalahan yang telah ia dapatkan sebelumnya.

Valentino Rossi telah dibuat kerepotan oleh masalah understeer yang kembali memperburuk catatan waktunya pada saat menjalani sesi kualifikasi hingga gagal mewujudkan target untuk mendapatkan posisi start di barisan kedua.
Pada sesi kualifikasi yang digelar pada Sabtu malam, catatan waktu yang dicetak Rossi menyisakan gap yang jauh, yakni 2.1 detik lebih lambat dari Jorge Lorenzo yang menjadi polesitter.
Rossi juga menyandang sebagai pembalap prototype terlamban yang hanya berselisih 0.8 detik lebih cepat dari Colin Edwards yang menjadi rider paling kencang di barisan Claiming Rule Team (CRT).
Valentino Rossi mengatakan: “Setelah menjalani latihan kemarin sore, kami memperkirakan akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan mencoba untuk memulai balapan dari baris kedua. Tetapi kami lebih terbelakang jadi saya pikir balapan akan menjadi sulit.
“Kami sangat jauh dari target tersebut. Ini sangat aneh, kami melakukan sejumlah modifikasi kecil namun feelingnya sangat berbeda dan menjadi lebih buruk. Setelah kami kembali ke settingan kemarin kami membalap sedikit lebih baik namun tidak membuahkan hasil.
“Saya kehilangan banyak akselerasi saat saya membuka throttle namun sangat sulit rasanya untuk membelokkan motor saat memasuki tikungan. Kurang lebih, masalah yang kami hadapi sama saja namun menjadi lebih besar.”
Rossi berniat untuk mempergunakan data yang dimiliki oleh rekan satu timnya, Nicky Hayden untuk mencoba menemukan kecepatan saat menjalani balapan yang digelar pada Hari Senin dinihari WIB tersebut.
Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung selama 60 menit tersebut, Hayden mampu tampil maksimal hingga dapat menempati posisi start kelima.
The Doctor menjelaskan: “Nicky Hayden melakukan latihan yang bagus. Dia membuat set up lain, modifikasi yang berbeda dan melaju lebih cepat. Jadi sekarang kami akan memeriksa datanya untuk besok untuk memodifikasi sesuatu untuk mengikutinya karena dia membalap dengan baik saat memakai ban lunak. Sayang sekali kami mengira kami bisa meraih hasil seperti Hayden tetapi malah kami lebih jauh ke belakang.
Sementara itu, sang desainer GP12 Filippo Preziosi tak ingin menyalahkan Valentino Rossi setelah pembalap asal Italia tersebut gagal untuk mendapatkan  posisi start di grid enam besar.
Filippo Preziosi berkata: “Tentunya kami tak meragukan telanta yang dimiliki Rossi dan kemampuannya untuk membalap motor. Kami perlu membawanya untuk meraih posisi yang seharusnya ia tempati.
“Kami merupakan sebuah tim. Kami membuat kesalahan bersama-sama dan kami menemukan kesuksesan bersama-sama pula. Tujuan kami adalah untuk bisa memulai balapan dari baris kedua dan kami mewujudkannya melalui Nicky Hayden. Sayangnya Rossi tidak dapat melakukan hal serupa. Kami memilih jalan yang salah dan ini membuat pembalap tersebut kehilangan kepercayaan diri. Saat ini akan sulit untuk memperbaikinya selama sesi warm up yang hanya berlangsung 20 menit.
“Setiap pembalap memiliki gaya masing-masing. Dengan komponen yang tersedia, motornya cukup bagus untuk dapat meraih posisi kelima bagi Hayden. Namun komponen yang sama tak bekerja dengan cukup baik untuk Valentino. Anda tak dapat mengatakan yang mana yang motor Ducati sungguhan, karena motor yang satu bisa start kelima sedangkan yang lain start dari posisi ke-12. Tetapi keduanya Ducati sungguhan.”

Sedangkan Nicky Hayden tidak berharap terlalu tinggi untuk dapat memperebutkan podium, tetapi The Kentucky Kid akan berusaha untuk finish di posisi enam besar.
Hayden mengatakan: “Tujuan kami malam ini adalah untuk berada di posisi lima besar dan saya senang kami mencapainya. Saya mencetak 1 menit 56 detik saat memakai ban keras dan sejujurnya saya kira mungkin saya bisa melakukan sesuatu yang spesial terhadap ban lunak, namun semuanya sudah diperhitungkan dan saya pikir kami tampil lumayan saat menjalani kualifikasi pertama musim ini.
“Kita akan lihat apakah kami bisa datang ke sini dan mengubahya menjadi sebuah hasil yang memuaskan besok malam. Ketahanan ban akan menjadi hal penting dan karena kami boros ban, kami perlu untuk bekerja pada area tersebut. Saya masih berjuang sedikit dengan chatter dan understeer terutama pada saat membalap di sektor keempat (sirkuit Losail) dimana tikungannya datar. tetapi sudah pasti kalau GP12 merupakan motor Ducati tercepat yang pernah saya naiki, yang akan membantu saya saat race.
“Saya pikir ini akan menjadi balapan yang sulit namun saya sangat menantikannya. Ada gap besar dari dua pembalap teratas namun kami akan mencoba dengan kemampuan terbaik yang kami miliki untuk memperoleh start bagus, bertarung di grup kedua dan bertarung seperti anjing untuk mempertahankan posisi. Semoga kami bisa meninggalkan trek ini dengan hasil positif.”

sumber : motogprace

Start di Barisan Depan Hadiah Fantastis Cal Crutchlow dan Yamaha Tech3

Cal Crutchlow kembali menunjukkan kapabilitasnya sebagai pembalap satelit tercepat yang akan memulai balapan MotoGP Qatar dari grid ketiga. Catatan waktu pembalap Yamaha Tech3 tersebut hanya terpaut 0.388 detik dari Jorge Lorenzo yang meraih pole.

Cal Crutchlow yang akan memulai race di Sirkuit Losail tepat di belakang Casey Stoner memang merasa senang terhadap posisi startnya. Akan tetapi Crutchlow tetap tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk dapat memperebutkan podium. Menurutnya akan sulit untuk bertarung dengan pembalap sekelas Ben Spies dan Dani Pedrosa untuk finish di peringkat tiga besar.
“Saya sangat senang dan saya pikir kami bisa membalap dengan lebih pede,” ujar Crutchlow yang dinobatkan sebagai rookie terbaik pada tahun lalu. “Berada di front row bersama Casey dan Jorge sangat menyenangkan karena semua pembalap sadar betapa cepat mereka. Rasanya seperti akan lama sekali untuk bisa mencapai hasil seperti ini, tetapi ini merupakan hadiah yang fantastis bagi kru Yamaha Tech3 yang telah bekerja selama musim dingin. Mereka bekerja keras untuk membantu saya mempelajari bagaimana cara membalap di MotoGP.
“Saya senang dengan performa saya tetapi salut untuk Jorge karena catatan waktu yang diraihnya mengesankan. Namun saya selalu tahu apa yang bisa saya lakukan saat kami mulai memakai ban lunak dan saya pikir saya sudah mengambil resiko untuk berada di baris terdepan.
“Keuntungan lain memulai balapan dari start di barisan depan adalah kecepatan balapan saya akan cukup bagus untuk bisa finish enam besar, yang tetap menjadi tujuan saya.
“Tak diragukan lagi kami akan membalap dengan maksimal dengan memakai paket motor Yamaha Tech 3. Mungkin saya mampu menghasilkan kecepatan 0.3 atau 0.4 detik lebih lambat dari Casey dan Jorge per-lapnya. Namun ini lebih baik daripada apa yang terjadi pada tahun lalu.

sumber : motogprace

Lorenzo Rebut Pole Position MotoGP Qatar

LOSAIL – Sesi kualifikasi perdana MotoGP tahun ini ternyata milik pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo. Pembalap Yamaha itu berhasil merebut pole position MotoGP Qatar dengan catatan waktu 1 menit 54,634  \detik.

Hasil ini sekaligus menggeser posisi rivalnya, Casey Stoner yang sebelumnya bersaing ketat guna merebut tempat terdepan di lomba yang akan berlangsung dini hari esok. Stoner sendiri hanya mencatatkan waktu 1menit 54.855 detik, atau 0.221 lebih lambat dari Lorenzo.

Pada sesi kualifikasi ini, yang menarik adalah hasiil mengejutkan yang diraih oleh pembalap Yamaha Monster, Cal Crutclow. Dia menempatkan diri di grid terdepan pada lomba esok, usai menjadi pembalap tercepat ketiga, dengan catatan waktu 1 menit 55,022 detik.

Sementara Ben Spies yang beberapa kali terjatuh pada sesi kualifikasi tersebut, ternyata mampu menempati posisi empat tercepat, dengan catatan waktu 1 menit 55.512 detik. Sementara Nicky Hayden, Andrea Dovizioso, serta Dani Pedrosa mengisi posisi kelima hingga ketujuh.

Hal yang mengecawakan terjadi pada pembalap Ducati, Valentino Rossi. Mantan juara dunia ini, terlempar dari sepuluh besar dan harus puas menempati posisi ke-12, dengan catatan waktu 1 menit 56, 813 detik.

Berikut hasil kualifikasi MotoGP GP Qatar:
1. Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 54.634s
2. Casey Stoner, Repsol Honda (RC213V) 1m 54.855s
3. Cal Crutchlow, Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 1m 55.022s
4. Ben Spies, Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 55.512s
5. Nicky Hayden, Ducati Team (GP12) 1m 55.637s
6. Andrea Dovizioso, Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 1m 55.858s
7. Dani Pedrosa, Repsol Honda (RC213V) 1m 55.905s
8. Hector Barbera, Pramac Racing (GP12) 1m 55.983s
9. Stefan Bradl, LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 56.063s
10. Karel Abraham, Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 56.198s
11. Alvaro Bautista, San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 56.521s
12. Valentino Rossi, Ducati Team (GP12) 1m 56.813s
13. Colin Edwards, NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 57.644s
14. Randy De Puniet, Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 58.266s
15. Aleix Espargaro, Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 58.520s
16. Yonny Hernandez,  Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 58.795s
17. Michele Pirro, San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 59.085s
18. Mattia Pasini, Speed Master (ART CRT) 1m 59.195s
19. Danilo Petrucci, Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 59.664s
20. Ivan Silva, Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 2m 0.493s
21. James Ellison, Paul Bird Motorsport (ART CRT) 2m 0.757s

Sabtu, 07 April 2012

jelang motoGP qatar 2012 : Free Practice I


Stoner mendominasi, Rossi berada di posisi ke 10 …
FP1 Motogp Qatar 2012, setelah kita libur selama 5 bulan akhirnya motogp kembali di mulai. Stoner seperti biasa memimpin free practice sesi pertama. Diikuti Lorenzo dan Nicky Hayden. Praktis pembalap tim pabrikan menominasi sesi latihan. Posisi 12 besar diisi oleh pembalap regular dan pembalap CRT tercepat adalah Randy De puniet disusul oleh Collin edwards dan Aleix Espargaro yang tidak lain adalah mantan pembalap regular motogp.
fakta ironis adalah Rossi merupakan pembalap ducati ke tiga tercepat dari 4 pembalap (dibelakang Hayden posisi ke 3 dan Barbera posisi ke 9) hanya 0.037 lebih cepat dari karel abraham dan 1 detik didepan steffan bradl. Artinya boleh dibilang Rossi masih kesulitan diatas Ducati. Bahkan dibandingkan pembalap medioker seperti barbera dan abraham sekalipun. Perkembanganya ? Tunggu sesi FP2 Nanti malam !

Senin, 02 April 2012

Yamaha TTX 115 Nih Spesifikasi Yamaha TTX 115, Gaya Tracker Mesin Mio J



Yuk tengok spesifikasi Yamaha TTX 115. Skubek baru asal Thailand ini punya desain yang mengagetkan. Sesuai namanya, TTX adalah singkatan dari Technology, Trendy dan Xciting.

Coba tengok, desainnya benar-benar segar! Bukan skubek konvensional yang feminim atau futuristik, bukan juga bergaya retro. TTX 115 juga punya bentuk khas tracker.

Setang telanjang, bodinya yang ramping jadi cirinya. Bahkan desain sepatbor depannya yang tinggi membuat penampilannya makin gagah. Desain stoplamp yang membulat di tengah, sepintas mirip knalpot under tail.

Kaki-kakinya tetap pakai lingkar roda 14 ini. Tapi roda belakangnya sengaja dibuat lebar. Ban depan hanya 70/90-14, sedang yang belakang pakai 100/70-14 dikawal pelek jari-jari yang tak kalah lebar.

 Bagaimana dengan mesinnya? Dari luar, sekilas sama seperti Mio J. Bentuk cover CVT dan boks filter udara yang ada di atas CVT juga mirip. Sedang dari dalam banyak yang sama.

Sama-sama satu silinder SOHC dengan dua klep. Yang menarik adalah diameter piston dan stroke-nya sama seperti Mio J, pakai piston 50 mm dan stroke 57,9 mm. Dengan kompresi 9,3:1, mesin ini mampu memuntahkan tenaga hingga

Teknologi injeksi bahan bakarnya juga sudah pakai YMJET-FI yang memiliki dua throttle valve. Satu untuk putaran rendah lewat air assist dan satu lagi mengatur udara pada kecepatan tinggi.

Kalau masuk Indonesia, bakal laris manis gak ya??
sumber : motorplus.otomotifnet.com

Spesifikasi
Mesin: 4-stroke, SOHC 2-katup satu silinder berpendingin udara
Isi silinder: 113,69 cc
Rasio kompresi: 9,30: 1
Diameter x Langkah: 50 x 57,9 mm
Busi: NGK / CR6HSA
Sistem bahan bakar: Injeksi YMJET-FI
Sistem pengapian: TCI:
Bahan bakar: Bensin tanpa timbal oktan 91
Kapasitas tangki: 4,8 liter
Kapasitas oli mesin: 0,8 liter
Tipe transmisi: V-belt
Gigi rasio akhir: 9,822 (47/15 x 41/13)
Filter udara: Kertas (basah)
Jenis rangka: Steel underbone
Sudut rake / trail: 26.5O / 110 mm
Panjang x Lebar x Tinggi: 745 x 1.880 x 1.085 mm
Tinggi jok: 780 mm
Jarak terendah dari tanah: 120 mm
Sumbu roda: 1.275 mm
Radius belok: 1.900 mm
Berat isi: 99 kg
Rem depan: Rem cakram, Single-piston
Rem belakang: Rem teromol
Ban depan: 70/90-14M / C 34P
Ban belakang: 100/70 - 14M / C 51P
Headlamp: 12 V 35W/35W x 1
Baterai: Tipe kering
 

Penulis : Popo | Teks Editor : KR15 | Foto : Yamaha
Tags : Yamaha TTX 115motorplus.otomotifnet.com

Sabtu, 31 Maret 2012

>>> GRASSTRACK [ bebek modifikasi 4 tak ] part II permirsaa ....

Di Indonesia motor memiliki banyak sekali fungsi, jadi selain fungsi dasar sebagai alat transportasi. Fungsi-fungsi tersebut antara lain adalah untuk : 

Kompetisi balap,Sarana Bersosialisasi danSarana Kreatifitas.

baik untuk kali ini kita hanya membahas fungsi pertama, biar gue gak capek nulis dan elu nggak capek bacanya mas bro, hehehehe ;p
Di DUNIA maupun di INDONESIA, balap motor dibagi menjadi dua jenis, yaitu on road dan off road ..wew gk mungkin lah on air tu namanya balap pesawat lah permirsaaa..,tapi bedanya di INDONESIA dimana disini  untuk balapmotor motor yang kita gunakan mayoritas masih menggunakan motor bebek (moopet) atau tepatnya motor buat ibu-ibu kepasar lah... hmmmm..ettt tunggu dulu.. justru itulah mas bro kelebihan dari modifikator dan mekanik INDONESIA yang bisa bikin geleng-geleng mekanik JEPANG haikkkkkk (angkatjempol kaki)..hihihi kalo dia liat motor ciptaanya disini..
Dan karena melihat dari daya beli dan kondisi masyarakat yang ada , maka kejuaraan balap motor di Indonesia dibawah IKATAN MOTOR INDONESIA (IMI) melakukan penyesuaian dan kreatifitas secara mendasar agar olah raga kompetisi  di bidang balap motor tetap dapat berjalan secara luas dan menyentuh bagi semua lapisan masyarakat.
Apa saja jenis balap yang penuh dengan kreatifitas dan seni di bidang balap motor ini,
  1. Road Race ( MotoPrix dan IndoPrix)
  2. Garuk tanah ( GRASSTRACK )
Terus mengapa gue sebut penuh dengan kreatifitas dan seni,?? sekali lagi gue ulang.. karena  tadi diatas, dua jenis lomba ini umumnya adalah menggunakan kendaraan atau motor yang di produksi masal sebagai alat transportasi bukan sebagai produk khusus balap atau racing (prototipe).Dan dengan sentuhan tangan tangan terampil
(MODIFIKATOR) serta dukungan dari para praktisi dan pecinta olahraga otomotif di INDONESIA ,maka lahirlah motor-motor dengan kemampuan yang maksimal di kelasnya ( isi silinder sebagai batasan) yang mampu menjadi motor kompetisi atau motor balap.( jelmaan ) terserah jelmaan makluk halus darimana kek !hhaha ok lanjut...
tetapi Sebenarnya bukan lagi jadi rahasia umum, bahwa untuk membangun sebuah motor agar bisa menjadi motor balap baik di road race ataupun grasstrack,kita memerlukan biaya yang tidak sedikit atau bahkan bisa disebut biaya untuk memodifikasinya bisa 3 sampai 5 kali dari harga motornya,wew.. kenapa bisa begitu ??.hehehe..
karena perlu kita ketahui selain body/rangka (frame) ,part mesin harus dan wajib diganti dan dimodif semua dengan parts racing yang harganya memang sesuai dengan hobi balap prestasi tersebut.

Sebagai contoh untuk grasstrack, part vital yang harus dipasang untuk kelas BEBEK MODIFIKASI 4 LANGKAH agar bisa bersaing memperebutkan gelar juara di luar skill pembalap tentunya, adalah modifikasi motor itu sendiri dan hal pertama yang sering dilakukan mekanik maupun modifikator adalah yaitu dengan  :

- memodifikasi frame atau rangka dengan pemakaian kaki kaki baru maupun copotan limbah dari SE (special engine) baik seperti Shock Upside Down depan,tromol,pelek,rem set,Coverbody plus tangki dll, kemudian untuk sektor belakang dengan pemakain Shock belakang gas adjustable seperti KAYABA FGS merah maupun biru,(dengan ketentuan mengikuti regulasi ) karena dalam regulasi balap motor Nasional memang tidak di perbolehkan menganti sistem kerja dari yang dual menjadi mono untuk motor bebek.

-kemudian untuk mesin yaitu penggunaan part part racing seperti magnet,karburator,dll tapi yg paling penting adalah memodifikasi mesin di sektor silenderkop,blok,nokenAS maupun crankshaft. tapi sekedar catatan dari gue bahwa prinsip kerja mesin di grasstrack berbeda dengan roadrace disini yang diperlukan Tenaga  Ringan dan Kuat,jadi yang dibutuhkan torsi gede bukan top speed.

- mungkin bisa kita lihat seperti contoh gambar dibawah ini    ( huaaaaa kemaren pas gue jalan jalan di dunia maya nemuin foto foto ini hehehe maklumlah motor team kita belum kelar bikinnya so nggk bsa oupload dahh! ntar deh lo dah jadi pasti gw pamerin sama elu elu pade wkwkwk : p  Cekidot ---->


*Dan terlepas dari semua itu kita patut mengacungi jempol kepada para pelaku balap di Tanah Air, tiada yang bisa menghentikan semangat berkompetisi dan berprestasi di balap motor walaupun belum bisa disejajarkan dengan prestasi dunia balap negara-negara maju, kita harus yakin kelak jika bangsa ini untuk beli YZF, RMZ, CRF, KXF,KTM dll sudah ringan dan enteng,( hmmm TAPI KAPAN ITU ?? semakin hari semakin mahal  mas bro )   prestasi dunia akan siap masuk dalam genggaman Putra Pertiwi 



 www.facebook.com.sonson.ims   salam olah raga !!!

Selasa, 17 Mei 2011

The 'YZR-M1 WGP50th Anniversary Edition

Selasa , 17 Mei 2011

Yamaha Factory Racing:   Jorge Lorenzo dan Ben Spies akan menampilkan liveries merah dan putih khusus pada YZR-M1 di Assen dan Laguna Seca balapan musim ini.

Yamaha to mark 50th anniversary of GP racing with special livery
Tahun ini adalah  tahun yg khusus buat YAMAHA pabrikan Jepang itu akan merayakan ulang tahun ke-50di  balap Kejuaraan Dunia (Grand Prix). Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang sedang berlangsung untuk menandai musim ini bersejarah Yamaha Factory Racing tim akan mempergunakan seragam khusus di seri Assen dan Laguna Seca 
The 'YZR-M1 WGP50th Anniversary Edition' akan diresmikan oleh duo pembalap YAMAHA yaitu Jorge Lorenzo dan Ben Spies di sebuah acara khusus pada tanggal 22 Juni, dekat dengan sirkuit Assen. Desain unik livery merah dan putih membayar penghormatan kepada ikon Yamaha Factory Racing liveries masa lalu dengan sentuhan modern, dan juga sebagai sported oleh Lorenzo dan Spies pada mesin masing-masing warna juga akan muncul pada semua staf dan kru tim Yamaha serta kotak pit tim Yamaha Factory Racing.
Sebuah logo Anniversary khusus ke-50 juga digunakan musim ini.Logo akan ditampilkan pada tangki bahan bakar 2011 YZR-M1, pada semua seragam Yamaha Factory Racing Team , dan tidak ketinggalan juga di padock Jorge Lorenzo dan Ben Spies,serta truk Yamaha Factory Racing.
Sebuah khusus situs ini juga merayakan ulang tahun ke-50, dengan mengesankan pelacakan arsip sejarah keterlibatan Yamaha dengan balap bersama dengan informasi historis rinci.Sepanjang musim situs akan diperbarui secara berkala dengan kolom dan video bersama dengan pesan eksklusif dan wawancara orang kunci yang terlibat dalam Grand Prix Kejuaraan Dunia balap cerita Yamaha.
Jorge Lorenzo:
"Saya suka warna-warna ini, mereka benar-benar memiliki makna bersejarah seperti Agostini, yg mempergunakan skema warna yang sama ketika mereka menang, sehingga kesempatan untuk menggunakannya pada YZR-M1 sangatlah tepat. Ini adalah tahun yang sangat khusus untuk Yamaha dan kami berharap bahwa warna-warna ini akan memberi kita keberuntungan dalam dua balapan mendatang. "
Ben Spies:
"Saya sangat bersemangat dengan warna-warna Ini.karena ini Merupakan tahun besar bagi Yamaha dan pertama saya dengan tim pabrikan, menggunakan seragam khusus seperti itu di Assen dan juga untuk balapan rumah saya di Laguna is awesome. saya pikir itu akan terlihat benar-benar bagus dan saya tak sabar untuk semua orang bisa melihatnya. "
Shigeto Kitagawa, Presiden Racing Yamaha Motor:
"Ini adalah kesenangan saya dan kehormatan untuk mengumumkan bahwa kami akan mengungkap 'YZR-M1 WGP50th Anniversary Edition' di TT Assen dan Laguna Seca ras. Saya percaya bahwa Merah baru dirancang dan corak putih tidak hanya recollects kenangan brilian kita di masa lalu tetapi juga membuat kita merasakan kekuatan untuk menciptakan sejarah baru. Saya yakin itu akan sangat menyenangkan bagi para penggemar dan penggemar balap seluruh dunia untuk melihat Jorge dan Ben menang dengan YZR-M1.dengan seragam khusus seperti ini "

motogip

Kamis, 12 Mei 2011

Marco Simoncelli menatap optimistis seri MotoGP Prancis.(Le Mans) Minggu (15/5/2011)

 - Walau meraih hasil buruk di dua balapan terakhir, Marco Simoncelli menunjukkan perkembangan pesat di musim keduanya di MotoGP. Pembalap Italia itu yakin dirinya semakin dekat dengan podim perdananya.

Musim debut Simoncelli memang tidak bisa dibilang jelek. Pembalap Honda Gresini tersebut finis di urutan delapan klasemen akhir dengan perolehan nilai 125 poin, hasil 18 kali balapan tanpa podium.

Hasil cukup apik dipetik pembalap berambut kribo itu di MotoGP Qatar 2011 dengan finis di urutan lima. Simoncelli lantas tampil mengejutkan di dua balapan selanjutnya kendati pada akhirnya ia terpaksa retired.

Di MotoGP Spanyol, Simoncelli beradu sengit di barisan terdepan dengan beberapa pembalap. Ia pun sempat memimpin balapan di lap 10 namun tak berapa lama kemudian ia terjatuh saat menikung dan insiden itu bikin dia harus out dan pulang tanpa angka.

Penampilan Simoncelli cukup apik di MotoGP Portugal dengan mendominasi sesi latihan bebas. Pembalap 24 tahun ini pun berpeluang besar untuk meraih kemenangan usai start di urutan kedua.

Akan tetapi keberuntungan menjauh dari Simoncelli ketika balapan. Mantan juara dunia balapan 250cc tersebut malah terjatuh di lap pertama dan tidak dapat melanjutkan lomba. Ia pun harus gigit jari karena tak mendapat nilai.

MotoGP kini memasuki seri keempat yang digelar di sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (15/5/2011). Simoncelli percaya ia mampu meraih podium pertamanya itu.

"Untuk saat ini kami bekerja di jalan yang sangat bagus. Aku berkembang sejak awal tahun ini, juga dengan settingan motor," ucap dia kepada MCN.

"Aku harus belajar dari kesalahan dan memastikan aku tidak akan mengulangnya lagi," tukas Simoncelli.

Simoncelli kini tercecer di urutan 13 klasemen sementara dengan nilai 11 poin. Ia terpaut 54 angka dari Jorge Lorenzo yang menjadi pemuncak.

Apakah Simoncelli berhasil meraih podium perdananya di Le Mans? Kita tunggu saja...

Preview MotoGP - Le Mans *Prancis 2011 (Sirkuit Le Mans Dimata Rossi)


LE MANS – Valentino Rossi kembali membakar optimismenya bisa meraih hasil bagus dalam balapan di Le Mans akhir pekan nanti. The Doctor -begitu julukannya- memamg memiliki catatan bagus di sirkuit yang terletak di bagian utara Prancis ini.

Kilas balik ke belakang, Rossi tercatat tiga kali meraih gelar juara di trek yang menuntut keahlian pembalap saat mengerem ini. Terakhir, Rossi naik podium di sirkuit ini musim 2008 silam. Namun, dalam dua musim belakangan, dominasinya di Le Mans direbut oleh Jorge Lorenzo.

Dan menatap balapan yang berlangsung akhir pekan ini, Rossi menjelaskan begitu menikmati balapan di Le Mans, sirkuit yang penuh dengan tradisi balap motor. “Le Mans sikruit bersejarah dan saya sangat antusias dengan tempat yang kaya akan sejarah balap motor.”

Rossi pun senada dengan rekan setimnya, Nicky Hayden terkait karakteristik Le-Mans yang membutuhkan pengereman lebih kuat saat memasuki tikungan. Lebih dari itu, Rossi mengakui, sulit tampil konstan selama balapan mengingat ciri khas Le Mans yang membutuhkan konsentrasi ekstra.

“Secara khusus, sirkuit ini bersifat teknikal. Akan tetapi, menjaga ritme untuk tampil bagus cukup sulit. Banyak titik di mana kami harus melakukan pengereman lebih kuat. Maka, dibutuhkan akselerasi maksimal saat keluar dari tikungan,” tukas Rossi.

Jumat, 06 Mei 2011

indoprix 2011 Seri 2 Disponsori Ban IRC



 PT Gajah Tunggal Tbk produsen ban sepeda motor IRC kembali menunjukan komitmentnya dalam memajukan dunia otomotif Indonesia, dengan menjadi sponsor utama pada gelaran Indoprix 2011 seri 2. Ajang balap bergengsi ini akan dilangsungkan besok  (7/5) di sirkuit Kenjeran, Surabaya

Di Indoprix 2011 seri 2, IRC menurunkan ban balap IRC RAZZO 166 dan RAZZO 221 sebagai ban balap resmi, yang akan dipakai oleh para pebalap motor papan atas Indonesia untuk berlaga di sirkuit Kenjeran yang terkenal dengan cuaca panas menyengat.
Arijanto Notorahardjo selaku GM Marketing PT Gajah Tunggal Tbk berharap dengan penyempurnaan yang telah dilakukan terhadap produk-produk IRC khususnya Razzo 166 dan Razzo 221 yang tahun lalu terbukti mampu mengantarkan Denny Triyugo memecahkan rekor lap tercepat di Kenjeran, tahun ini tentunya diharapkan akan mampu memecahkan rekor baru kembali.
Ajang supremasi balap motor yang paling tertinggi di Indonesia ini akan mempertandingkan 2 kelas yaitu IP 110cc dan IP 125 cc. Indoprix 2011 seri 2 akan diikuti oleh para pebalap motor nasional yang akan diuji kemampuannya selama 18 putaran dengan menggunakan ban IRC.
Pebalap Hadi Wijaya dari team Kawasaki IRC Manual Tech, Rafid Topan dari team Yamaha Yamalube Tunggal Jaya, dan Florianus Roy dari team Yamaha Federal Oil Yonk Jaya yang merajai podium Indoprix 2011 seri 1 yang telah digelar di sirkuit Sentul, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
IRC telah menjadi sponsor utama Indoprix sejak tahun 2008, dan memanfaatkan ajang balap motor sebagai laboratorium untuk melakukan riset performa produk-produknya agar selalu menjadi yang terbaik dan menjadi pilihan para pebalap nasional.
Tidak hanya melalui ajang Indoprix, IRC juga melakukan pembinaan terhadap pebalap-pebalap muda roda dua lewat ajang kejuaraan daerah dan roadrace dengan titik konsentrasi terbesar di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatra Barat, Jawa Timur dan Jawa Barat. Diharapkan, pebalap-pebalap muda ini dapat mengikuti jejak senior mereka untuk tampil di ajang Indoprix

© 2011, Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com

modifikasi bebek 2tak standart GRASSTRACK

Tips untuk grasstrack sebenarnya banyak banget tapi intinya adalah : Tenaga, Ringan dan Kuat,
( yang dibutuhkan torsi gede bukan top speed ) 
oke dimulai dari motor bebek 2tak standart dulu ya (kelas pemula) 
                                                                                                                                                   
 

  • untuk velg tetap harus dari material besi (sekarang masih juga kan ?) tapi bisa kita akalin dengan velk yang lebarnya lebih kecil (antara lebar 1,25" untuk depan dan 1,55" untuk belakang, pilih velg standart yang kuat dan ringan) begitu juga dengan jari2 yang lebih kecil diameternya, ini berguna untuk memperingan sektor kaki kaki.
  • Jangan lupa bearing roda kita ganti yang heavy duty agar kuat melahap trek, misalnya dengan merek FAG dengan type bearing dengan type memakai cover bearing dari plat.
  • Ban diganti dengan ban pacul type "wet" yang kembangannya lebih kecil dan jarang. Untuk bebek kelas standart pemakaian type wet sangat baik dan tidak perlu khawatir karena bobot motor dan rider-nya cenderung ringan sehingga tidak membuat kembang ban patah.
  • Untuk shock depan tetap memakai standartnya hanya saja "suling" shock yang terletak dekat as roda depan harus diperpanjang di tukang bubut sekitar 30 mm dan sesuaikan volume olie shock (coma dengan menggunakan olie shock yang lebih encer 5 SAE dan dicoba). Ini berguna untuk membuat travel shock lebih jauh dan aman dalam melibas berm atau superbowl.
  • Stang pada pangkal hangrip dipotong dan disambng untuk memperlebar stang sekitar 40mm kiri dan kanan (total sekitar 80mm). Teknik penyambungan harus dengan pipa yang sama dengan stang (cari stang bekasan) dan pada sambungan harus dibuatkan "bevel" las agar las kuat. Pengelasan menggunakan las Argon atau TIG/GTAW (bengkel buut ngerti koq).
  • Bushing karet pada stang yang mengikat dengan segitiga as fork harus dilepas. Ini berguna agar stang lebih rigid dan sensitifi apabila dikendalikan.
  • As garpu belakang umumnya menggunakan bushing dari "nylon" biasanya agak seret dan cenderung oblak. Gunakan material dari teflon yang memiliki unsur pelumasan bila digunakan sebagai bushing (bentuk dibubut seperti bushing aslinya).
  • Apabila memiliki cukup dana maka ganti bushing tersebut dengan bearing "bambu" atau bahasa bulenya "neddle bearing" yang seperti di Yamaha scorpio (saya tahunya cuman merk itu). Dengan demikian ayunan garpu belakan semakin lancar, tidak tersendat dan rigid/tidak oblak. Ini mempengaruhi performance saat melakukan tikungan pada trek yang tidak rata.
  • untuk schock belakang, mungkin para crosser  pernah mendengar atau sekarang mempergunakan shock kyb fgs merah atau biru, karena kita lihat banyak yang mempergunakan shock kyb fgs, sebenarnya kenapa kita harus mempergunakan shock kyb seperti itu, kan shock tersebut desain untuk street , bawaan yamaha xjr400 dan cb400sf, memang shock tersebut ( kyb gfs ) mempunyai settingan seperti shock asli trail, tetapi bagaimanapun juga tidak bisa disamakan dengan trail, bila kita mencoba jump 9 meter keatas, dan tidak akan bertahan lama untuk di grastrack  hmm tapi okelah  itu sudah mumpuni,disamping..(harganya bikin tekor) hehe
  • Shock red wing adalah shock dengan system oli, kita bisa memasukan oli menurut keinginkan kita di tempatnya, bisa dilihat difoto, system kerjanya seperti shock upside trail, mempergunakan system oli, di usa dikenal dengan rear twin shock vintage dirtbike .


Kamis, 05 Mei 2011

motoGP - Stoner: Pedrosa dan Lorenzo adalah Ancaman Serius‎


Casey Stoner menilai sulit untuk menentukan siapa di antara Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang akan menjadi ancaman terbesarnya di MotoGP 2011.
Setelah Stoner menjuarai seri pembuka musim ini di MotoGP Qatar, rider asal Australia tersebut hanya bisa melihat Lorenzo menjuarai MotoGP Spanyol dan melihat rekan setimnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, berjaya di MotoGP Portugal.
Hasil tersebut membuat Stoner menduduki peringkat ketiga klasemen, tertinggal 24 poin dari Lorenzo, dan kalah 20 poin dari Pedrosa.
Stoner menilai kedua rider asal Spanyol menjadi ancaman terbesar dalam usahanya merebut gelar juara dunia MotoGP untuk kali pertama sejak 2007. Stoner mengaku sulit untuk memilih siapa ancaman terbesar di antara Lorenzo dan Pedrosa
"Tidak mungkin Anda bisa mengatakan siapa yang paling berbahaya. Jorge (Lorenzo) adalah juara dunia, dan siapa yang menjadi juara dunia tahun lalu, pasti ingin kembali menang, dan dia memimpin klasemen saat ini," ujar Stoner seperti dilansir motorcyclenews.com.
"Di atas kertas, Anda bisa katakan Lorenzo terkuat. Tapi, Dani punya kemampuan membalap yang hebat. Keduanya sama kuatnya, jadi Anda tidak bisa memilih siapa yang terkuat saat ini," tutup Stoner.
Stoner sendiri hanya mampu menduduki posisi ketiga di MotoGP Portugal, di belakang Pedrosa dan Lorenzo. Stoner mengaku mengalami cedera punggung di sepanjang balapan di Sirkuit Estoril tersebut.

Semakin Banyak Merek dan Negara Ikut Balap Motor Asia 2011


ARRC001 Uky Semakin Banyak Merek dan Negara Ikut Balap Motor Asia 2011
Kompetisi kelas supersport maupun underbone di seri Asian Road Racing Championship () 2011 ini bisa dibilang seru.
Ini karena jumlah peserta yang sudah mulai memadati seri . Ada 23 starter yang terdaftar untuk kelas supersport, dan 26 peserta yang mengikuti kelas underbone.Tak hanya itu saja, pabrikan di berbagai negara Asia pun sudah melirik ajang .
Seperti di kelas supersport 600 cc tidak hanya Yamaha saja yang mendominasi balap seperti layaknya lalu. Kawasaki , Honda Malaysia, dan Suzuki Filipina pun bergabung di ajang ini.
Total ada 4 merek motor, dan 6 pembalap dari negara Asia yang bersaing di seri . “Saya cukup bahagia seri ini bisa diikuti banyak merek motor ini. Begitupun peserta yang datang dari Australia, Filipina, Jepang, dan India mau bergabung di seri balap ini. Saya berharap kondisi ini bisa semakin baik,” jelas Ron Hogg selaku promotor Two Wheels Motor Racing. (otosport.co.id)


Round 1 Race Results - 2011 PETRONAS Asia Road Racing Championship




Hasil ARRC Underbone 115cc Malaysia Race 2:
1) Rozaliman Zakaria (MAS - Yamaha) 20:05.638;
2) Shahril Izzuwan (MAS - Yamaha) 20:05.688;
3) Amirul Ariff(MAS - Honda) 20:05.691;
4)Sudarmono (INA - Yamaha) 20:06.061;
5)Norizman Ismail (MAS - Honda) 20:06.040


Underbone 115cc Standings:
1) Shahril Izzuwan (MAS) 40 pts;
2) Rozaliman Zakaria (MAS) 36 pts;
3) Hadi Wijaya (INA) 26 pts;
4) Rafid Topan (INA) 25 pts;
5) Sudarmono (INA) 23 pts

Hasil ARRC SuperSports 600cc Malaysia Race 2:
1) Katsuaki Fujiwara (JPN - Kawasaki) 22:27.927;
2) Decha Kraisart (THA - Yamaha) 22:35.590;
3) Azlan Shah (MAS - Honda) 22:35.715;
4) Toshiyuki Hamaguchi (JPN - Yamaha) 22:38.296;
5) Michael Edward Jones (AUS - Yamaha) 22:42.972

SuperSports 600cc Standings:
1) Katsuaki Fujiwara (JPN) 50 pts;
2) Azlan Shah Kamaruzaman (MAS) 32 pts;
3) Michael Jones (AUS) 24 pts;
4) Decha Kraisart (THA) 20 pts;
5) Chalermpol Polamai (THA) 20 pts